Friday, October 28, 2011

contengan pengembara


Bismillahirrahmanirrahim.

Coretan ini saya nukilkan khas buat adik2 kesayangan saya.

Adik2 yang jiwa mereka suci dan mulus. Yang basah dengan semangat ,

kuat dengan iltizam dan mempunyai jiwa2 yang mendambakan

cahaya Islam.

Adik kakak yang di kasihi,

Kalian sedang mengembara di dunia yang terlalu baru bagi kalian.

Menelusuri bumi hijau yang masih belum mengenali kalian.

Menjejaki alam warna warni seorang pengembara di bumi asing.

Yang mana hanya ada insan-insan baru yang menemani kalian.

Yang kalian ada saat ini, hanya teman2 dan seniorita

di sekeliling kalian.

Dalam perjalanan yang baru di lalui, kalian akan menemui pelbagai

cerita jalanan yang kadang2 tidak mampu untuk di hadapi.

Lagi2 pada kalian, sebagai adik2

(kasi can lah ,adik2 untuk tempoh setahun, wink2).

Rentak perjalanan yang kadang2 sangat membebankan dan memberatkan.

"Saya stress ok.."

"Saya tension.."

"Kakak, saya baru, ok. Sila faham"

"Kakak, saya ni adik2 lagi, mana nak tahu semua ni

" Akak tak fahamlah."

"Kakak tak duduk tempat saya, bolehlah "

Bawa bertenang adik2.. Akak pun pernah menjadi adik,

pernah menjadi orang yang manja, malahan diri akak bermula dari zero.

Akak juga sudah,telah dan sedang mengalami apa yang adik2 alami.

Malah..malah lagi teruk ok.

Makin meningkat fasa kita, sudah pasti banyak masalah

dan perubahan yang kita akan hadapi. Kita juga akan

berhadapan dengan kepelbagaian sikap manusia.

Siapa kata akak tidak pernah jatuh, tidak pernah merasa sakit.

Tidak pernah rasa perit...

Tetapi setiap kesakitan yang kita rasa, kita kena cuba ubati.

Jangan biarkan ia memberi kesan yang teruk dan memberikan

kemudaratan kepada diri kita

(sayangilah jiwa anda. Kita berhak menyayangi mereka .

pesanan penaja ^_^ )

Ya, kita bukan insan terbaik.. kita bukan perfect people ,

yang anggun menawan tanpa secalit kekurangan, kekhilafan dan keaiban.

Tidak,,, kita bukan seperti itu. Kita manusia tau.. bukan malaikat ,

bukan para Anbiyaa.

Kita nun, sin. ya. Naasi yang bermaksud lupa, alpa.

Sebab itu , ALLAH menjadikan kita pelbagai, pelbagai jenis

,pelbagai ragam, pelbagai gaya bahasa, pelbagai sikap untuk

kita saling melengkapi, saling belajar dan mengajar,

saling mendidik dan terdidik.

Apa sahaja yang kalian alami,

Banyakkan sabar..sabar.. sabar. Innallaha maassobiriin.

Bersangka baik dengan ALLAH swt. Kalian yakin dan imanilah ALLAH

sedang mendidik dan mengajar kita sesuatu.

Jangan putus asa. Boleh kalau nak sedih hati,

Tapi jadikan kesedihan dan titisan air mata itu sebagai penawar hati

dan penghapus dosa kita. Kita, yang alpa dalam mengingati ALLAH

yang Maha Mendengar dan melihat hambaNYA.

Banyakkan doa pada ALLAH swt.

Ad duaa silaahul mukmin . ( doa itu senjata orang mukmin).

Senjata maksudnya pendinding, sesuatu yang menjamin keselamatan kita kan.

Kita kena mengimani ALLAH swt sangat dekat dengan hambaNYA.

Dalil Al quran (.“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu

tentang Aku, maka (jawablah), “Aku itu dekat”. Aku mengabulkan permohonan

orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah

mereka memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka

beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

(QS. Al Baqarah: 186)

Allah ITU DEKAT . SANGAT DEKAT dengan kita.

Bukankah ALLAH swt pencipta kita? Dan ALLAH swt menyarankan kita

supaya berdoa. Yakinlah, jika kita berdoa, insyaALLAH akan di makbulkan.

"Tapi akak, selalu je saya doa , tapi ALLAH tak perkenankan pun " T_T.

Adik2 ,

ALLAH swt ada cara untuk memperkenankan DOA hambanya.

Macam mak ayah kita juga kan, ada ketikanya permintaan kita, mak ayah

laksanakan dan ada yang tidak. Kan3.

Tahu tak ada cara ALLAH makbulkan doa kita? ^_*

Allah menunaikan doa hambaNYA melalui 3 cara:

1) Apabila kita berdoa,terus Allah swt perkenankan , tiada hijab langsung.

2) Allah SWT perkenankan tapi, lambat dan bukan pada masa yang kita nak .

3) Allah SWT tidak memperkenankan apa yang kita minta,

tapi Allah gantikan dengan benda yang lain.yang terbaik untuk kita.

Sebab apa? Sebab Allah sangat mengetahui apa yang terbaik untuk kita.

Allah faham apa yang kita nak. Boleh je kita tak minta atau tidak berdoa pada Allah,

sebab Allah swt tahu apa yg terbaik untuk kita.

Tapi Allah nak bagi kita peluang berusaha, bagi kita ruang

untuk bermanja2 dengan ALLAH swt.

Oleh itu, adik2 sayang,usah berputus asa, banyakkan mengingati ALLAH.

Dengan mengingati ALLAH swt ,jiwa akan menjadi tenang.

Setenang aliran sungai nil ^_^.

Sunday, October 16, 2011

luahan cinta atas cintaNYA.


Syukur

Syukur..syukur..syukur ya ALLAH.. syukur,Alhamdulillah. Dengan semangatnya kita menasyidkan dendangan lagu dari raihan.

Ataupun,kalau kita mendapat apa2, pasti kita akan mengucapkan, syukur ya ALLAH, Alhamdulillah.

Tapi apa erti syukur tu ya? Cukupkah sekadar kita tahu perkataan tersebut tanpa memahaminya atau cukup lah sekadar kita tahu ibrah tanpa mengambil fakta? Ahaks.

Nak sharing dengan kalian2 semua tentang syukur.

Syukur ~ mengetahui diri mendapat sesuatu yang bermanfaat berupa nikmat ,lantas kita suka dan senang . contohnya, kita Berjaya dalam peperiksaan, kita dapat sesuatu yang best menyebabkan kita tak dapat nak kecilkan kelebaran senyuman kita ^___________________^.

Lantas apa yang kita lakukan apabila kita bersyukur? Senyum gumbira sahajakah, atau melompat dengan gaya yippiiii,bestnyaaaa *_*.

Syukur kita sebagai seorang yang beriman, yang mengimani bahawasanya aku sayang ALLAH, maka kita haruslah melontarkan kalimah ALHAMDULILLAH. Kalimah toyyibah yang membawa maksud segala puji bagi ALLAH. Kita mengembalikan ke”best”an yang kita dapat kepada orang yang telah memberi rasa yang best itu kepada kita.

Alhamdulillah..alhamdulillah..alhamdulillah.

Allah yang maha best telah mengkhabarkan kita bahawa ALLAH swt telah menyediakan nikmat yang super banyak pada kita, yang mana kalau kita hitung-hitung memang tak mampu kita nak sebutkan jumlah nikmat itu. Terima kasih ya ALLAH.

"Dan jika kamu menghitung nikmat Allah ,niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar2 Maha Pengampun,Maha Penyayang" (16:18)

Malah ALLAH swt telah menghadiahkan kita hadiah nikmat yang paling2 best dan besar serta berharga buat kita, selaku hambaNYA.

# nikmat udara,cahaya, air ----------------: bayangkan kalau kita tak dapat nikmat2 ini , tak mampu untuk di gambarkan kan3. Lalu, kita akan mati dengan kasihannya . Ada ke sesiapa yang boleh hidup dengan sejahtera dan bahagianya tanpa nikmat2 ini?

“apakah kalian tidak memerhatikan bahawa kami telah menjadikan malam agar mereka beristrirehatpadanya dan menjadikan siang yang menerangi? Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda2 bagi orang yang BERIMAN” ( 27:86)

#nikmat malam dan siang -----------------: apakan jadi hidup tanpa malam, badan yang penat ,mahukankerehatan, nak di rehatkan pada waktu bila? Apakan jadi,kalau hidup kita hanya siang yang di terangi dengan kepanasan dan kelelahan? Mesti, tak seronokkan hidup kita.tiadalah warna warninya. So sweet ,ALALH swt tahu apa yang best untuk hambaNYA.

“katakanlah (Muhammad) bagaimana pendapatmu,jika ALLAH menjadikan untukmu malam it terus menerus sampai hari kiamat. Siapakah Tuhan selain AllAH yang akan mendatangkan sinar itu kepadanya? Apakah kamu tidak mendengar? ‘’(28:71)

#nikmat tubuh badan yang cantik (cantik itu subjektif okeh) ---------------------: kita ada mata,ada telinga, ada hidung yang comel, yang semua2 tu letak elok2 sahaja posisinya atas muka kita kan. Yeah, ALLAH knows the best.

“sungguh ,kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaiknya “( 95”4)

# nikmat Iman dan Islam --------------:Dan akhirnya, nikmat yang paling terindah,paling bahagia,yang buat kita makin hari makin jatuh cinta .Nikmat yang tidak semua dari banyak2 manusia di muka bumi ini dapat. Dan nikmat yang tidak ramai menghargai dengan sebaiknya.

“ mereka menjawab : benar sungguh,seorang pemberi peringatan telah dating kepada kami ,tetapi kami mendustakannya dan kami katakana “ ALLAH tidak menurunkan sesuatu apapun,kamu sebenarnya dalam kesesatan yang besar (67:9)

Betul ke kita wajib bersyukur? Kena ke? Perlu eh?

Perlu malah kewajipan untuk kita bersyukur.

Bukankah ALLAH mengajarkan kita agar bersyukur malah dalam setiap solat kita akan di mulai dengan kesyukuran kepada ALLAH SWT. Bukankah di permulaan solat ,kita perlu mendahului dengan bacaan al fatihah. Ayat permulaan Al Fatihah itu pun, SEGALA PUJI BAGI ALLAH,TUHAN SEKALIAN ALAM. Kita merafakkan setinggi kesyukuran kepada ALLAH yang Maha Hebat .

Yuk,kita menjadi hambaNYA yang bersyukur. Kita luahkan rasa cinta kita dengan memperbanyakkan syukur kepada ALLAH swt.

Macammana nak bersyukur?

Syukur boleh di luahkan melalui :

1) hati ---------------) kita mengakui kasih sayang, rahmat dan inayahNYA. Dengan,dengan memperbanyakkan zikir ,pujian kepada Rabb yang Satu dengan lafaz Alhamdulillah.

“ tuhanMu mengetahui apa yang ada dalam hatimu jika kamu orang yang baik,maka sungguh, Dia Maha Pengampun kepada orang yang bertaubat” ( 17:25)

2)lisan ---------------) menundukkan seluruh anggota dengan beramal dengan amal yang soleh lagi musleh serta taat melaksanakan segala yang di perintahkan oleh ALALH swt.

Yuk, jadi hambaNYA yang bersyukur.

Syukur dengan setiap kurniaanNYA, setiap ujian yang di berikan.

Moga setiap detik kita takkan terlepas dari menjadi hambaNYA yang bersyukur.

“ dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan” sesungguhnya jika kamu bersyukur,niscaya Aku akan menambah (nikmat )kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikamtku),maka pasti azabku sanagt berat” (14:7)

Saturday, October 15, 2011

KITA DAN CINTA


Bismillahirrahmanirrahim.

Moga semakin meningkat hari dalam kanvas kehidupan kita,

semakin meneguhkan kita dalam beramal kepada

Sang Pencipta kita,yang tiada tolak bandingnya,

ALLAH Rabbul Izzati. Semakin lama meniti kehidupan ,

semakin banyak beban tanggungjawab yang di galas,

semakin meningkat beban amal.

Tekadang kita merasa sangat lelah untuk melangkah,

tekadang kita merasa sangat sakit melalui jalan ini,

tekadang kita terduduk , menangis sendirian menelusuri

lorong kehidupan ini. Tetapi,adakah apa yang kita lalui

ini menjadikan kita berhenti ,berputus asa dalam meneruskan

perjalanan ini? Adakah, keperitan ini di jadikan asbab untuk berhenti

merehatkan diri selamanya?

Persoalan ini semuanya terletak di tangan kita, terletak dalam

kemanisan ruh keimanan kita.

Tidak perlu kelancaran mulut kita menjawabnya,

biarkan sahaja keimanan kita yang menuturkannya,

biarkan kekuatan semangat yang merungkainya setiap persoalan tersebut.

Setiap apa yang kita rasai dalam perjuangan hidup ini

merupakan hadiah kasih sayang dari Ilahi.

Ya,hadiah kasih sayang yang di berikan dengan cara paling best,

paling seronok,paling terketuk.

Untuk apa? Untuk kita cepat2 sedar, cepat2 muhasabah

,cepat2 beristighfar memohon keampunan dari DIA yang

memiliki cinta paling sakti.

Tetapi,adakah kita mahu sia2 kan hadiah tersebut/

mengabaikan setiap ujian yang kita hadapi,

meng”ignore”kan ia dalam kehidupan kita, jeling sebelah mata pun tak nak,

sebab kita tension,kita malas fikir, kita malas muhasabah,

kita malas menilai, setiap teguran kasih sayang

ALLAH itu.

Kita rasa, cukup dengan kita teruskan hidup kita, maka masalah kita,

ujian kita akan hilang. Kita lupa,kita lalai, bahawa ALLAH yang Maha Hebat

itu menantikan hambaNYA untuk memohon cintaNYA,

meraih keampunanNYA.

Kita lupa untuk menyuarakan resah hati kita

kepadaNya. Kita memang selalu lupa dan alpa kan3T_T

Ujian itu tarbiyyah.

Dah selalu dengarkan ayat ini. Dah selalu di ingatkan pun oleh sahabat2 kita,

oleh ummi2 kita (baca "masulah) malah selalu juga sering kita temukan

ayat ini dalam bacaan ayat QURAN kita, tetapi kita tetap biarkan kata2

tersebut berlalu begitu sahaja atau kita tahu,kita faham ayat

tersebut tetapi kita rasakan ia dah terlalu biasa hingga tidak menimbulkan

impak atau kesan pada kita. Tidak menyentak sudut paling

dalam hati kita untuk menghadamkan dan

merealisasikannya.(moga ALLAH mengampunkan kekhilafan kita)

Dalam kita melalui jalan perjuangan ini, kita pasti,pasti sangat akan

berhadapan dengan faktor luaran dan dalaman yang akan mengusik- usik

kita agar berhenti dari meneruskan perjalanan ini.

Sangat beruntung kalau kita menjadi super duper daie yang kental,

yang boleh membentuk hatinya keras seperti batu

(dalam bab berhadapan dengan maksiat sahaja ,ya) yang tak kisah

apa orang kata, ibarat seperti sang kura2 pekak yang terus berlari

dan berlari lalu terus berlari untuk sampai ke garisan penamat.

Tetapi alangkah tak bestnya kita ,kalau kita menjadi seperti

sang kura2 yang leka dan lalai dengan pujian atau tohmahan orang,

yang sibuk menghanyutkan diri dia,dan akhirnya dia terus

hanyut dan tersungkur sebelum sampai ke garisan penamat.

Sayang,sayang seribu kali sayang, andai kita menjadi hamba ALLAH,

menjadi daie seperti itu. Menjadi orang yang hanyut dengan anasir2 luar

(baca: tohmahan,kutukan, kehilangan dll ) yang berhasrat menjatuhkan kita

dan akhirnya, kita terpesona dengan anasir tersebut lalu kita

jatuh terduduk di pertengahan jalan ini malah lagi kesian ,

kalau kita terus berhenti,membrekkan diri secara mendadak,

lalu terus buka pintu kenderaan dan meninggalkan

kenderaan tersebut,tersadai di tengah jalan.

Malah,lebih malang lagi kalau kita terjatuh,terduduk

dengan anasir dalaman diri kita.

Masalah dalaman yang kecil, yang mudah,yang memang

kita kena I”laj(mengubati) dari awal kita menjejakkan kaki

di jalan yang penuh rintangan dan cabaran ini

(baca: masalah hati: cemburu, degil, malas,masalah ukhwwah:

saya jelous, saya marah,saya kecik hati,dll,dan seangkatan dengannya)

tetapi akhirnya kita membentuk ia menjadi gelombang besar

yang menenggelamkan hammasah(semangat) kita dalam

melaksanakan setiap amal kita.

Jom,berjiwa besar.

Jom3,kita perbaiki kekhilafan kita,kita muhasabah balik

setiap pergerakan kita, kita betulkan kembali dan kena selalu

betulkan niat kita.

Kan ,hadis pertama2 kita baca,adalah tentang niat.

Setiap perbuatan dimulai dengan NIAT.

Niat yang baik,niat kerana ALLAH, niat kerana redha ALLAH,

pasti Allah balas dengan sebaik2 ganjaran,

pasti ALLAH akan sentiasa di sisi kita.

Bukankah ALLAH itu sangat dekat dengan kita (hambaNYA yang beriman).

Masalah-masalah yang menyelimuti diri kita sejak akhir-akhir ini,

jom3 kita selak luas2 dalam hidup kita. Kita buangkan masalah itu jauh2 .

Kita selesaikan masalah tersebut dengan sebaiknya. Takkan kita nak tunggu lagi kan?

Nak tunggu sampai bila? Nak tunggu sampai ALLAH jemput kita?

Nak tunggu amal kita di jalan dakwah ini,ALLAH gantikan dengan orang lain?

Nak tunggu sahabat kita tiada di sisi, baru kita nak menyesal,

nak bertaubat, nak sedih sampai keluar air mata darah ?

Sedangkan kita cukup faham, cukup hadam bahawa apa sahaja

yang kita alami di dunia ini hanya sementara,

hanya ujian untuk menilai keimanan dan ketaqwaan kita.

Dan kehidupan di dunia hanyalah permainan dan senda gurau ,

sedangkan negeri Akhirat itu lebih baik bagi orang2 yang bertaqwa.

Tidakkah kamu mengerti? ( 6:32)

Belum terlambat lagi untuk kita menyelesaikan masalah2 kita,

cepat2 bersihkan agar apabila kita menyambung kembali perjalanan kita,

kita semakin bersemangat,semakin deras melangkah, kerana kita

telah berjaya meringankan beban2 yang tidak patut kita galas,

kita dah buang jauh2 beg2 galas yang tak perlu kita bawa,

kita dah boleh terus berlari dan berlari dengan gigih

sambil tersenyum riang untuk mencapai matlamat kita.

Dan ada ketikanya,kita akan berhenti seketika

mendapatkan bekal iman kita bersama2 sahabat2 kita(bulatan keluarga

bahagia) dan akhirnya kita kembali memacu kembali perjalanan kita

sehingga akhirnya, dan akhirnya,apabila tiba hari yang ALLAH telah

khaskan buat kita (kematian), maka kita bisa kembali kepadaNYA

dalam keadaan yang penuh tenang,penuh bahagia. Dan di penghujungnya,

insyaALLAH,kita akan bersama2 berpimpinan tangan menuju ke syurgaNYA.

Syurga yang menjadi impian kita bersama.

Dan orang2 yang BERIMAN serta MENGERJAKAN KEBAJIKAN,

kami tidak akan membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya.

mereka itulah penghuni syurga dan mereka kekal di dalamnya.(7:42)

Dan inikan janji ALLAH swt:

Dan orang2 yang sabar kerana mengharapkan keredhaan tuhanNYA,

melaksanakan solat dan menginfaqkan sebahagian rezeki yang Kami

berikan kepada mereka secara sembunyi atau terang- terangan

serta menolak kejahatan dengan kebaikan,

orang itulah yang mendapat tempat kesudahan yang baik.(13:22)

Iaitu syurga adn,mereka masuk ke dalamnya bersama orang yang soleh

dari nenek moyangnya ,pasangan2nya,anak cucunya,sedang malaikat

masuk ketempat mereka dari semua pintu (13:23)

Sambil mengucapkan” selamat sejahtera ke atasmu” kerana kesabaranmu.

maka alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu) 13:24)

Friday, September 30, 2011

Beriringan menuju jannahNYA


Bismillahirrahmanirrahim.

Semoga kita sentiasa di dalam dakapan iman dan kemanisan ukhwwah.

Semoga kita semakin bersemangat dan memacu menjadi singa-singa kelaparan yang lapar untuk Islam.

Alhamdulillah,Alhamdulillah,Alhamdulillah Allah swt telah memilih kita semua untuk masih terus tetap, masih terus sabar.masih terus kuat untuk terus memacu dan bekerja di jalan yang panjang ini.inilah sebenar-benar nikmat perjuangan yang masih di kurniakan allah swt kepada kita semua ,yang kita imani inilah perjuangan yang membantu kita dalam menunaikan tugas kita.melaksanakan amanah kita kepada allah swt.

Alhamdulillah atas segala nikmatnya,Allah masih memelihara semangat kita. Menambahkan kesegaran bagi ukhwwah kita untuk kita terus beramal kepadaNYA.

Ayuhlah,kita menjadi jundi yang terus kuat,terus sabar,Terus bekerja kerana ALLAH swt.Terus bekerja menyambung perjuangan generasi awal terdahulu.

Manfaatkan segala ilmu,segala bekalan yang kita dapat sepanjang percutian ini dengan sebaiknya.

Sekaranglah masa untuk kita bergerak ,bekerja dimedan amal kita. Membantu jiwa-jiwa yang kering kegersangan. Menarik mereka dari jahiliyyah ke dalam cahaya Islam yang terang.

Dalam kita sibuk melaksanakan amal kita, jangan di lupa akhwat-akhwat kita yang sudah pulang dari percutian mereka.

Ayuh,sama-sama kita bantu menguatkan mereka,menyuburkan kembali hammasah(semangat) mereka untuk lebih serius bekerja untuk Islam.

Bukankah, itu peranan kita juga?

Berusahalah untuk menyampaikan, dari segi prnulisan,perakapan dan sebagainya.

Fahamkan akhwat kita sepertimana kefahaman kita. Rasakan mereka apa yang telah kita rasai.

Bukankah kita telah berjanji untuk berpimpinan tangan menuju ke syurga yang hakiki.

Bukankah kita telah berjanji,di sana kelak kita akan menyulam kemanisan cinta kita bersama.


Moga kita menjadi penunjuk jalan buat mereka dalam merentasi kehidupan yang penuh cabaran ini.

Ayuh, kita bergerak bersama-sama , melaksanakan amal buat ummah .moga cahaya Islam kembali bersinar ,kembali gemilang

Thursday, September 29, 2011

jalan buat mereka yang mahu dan sedia


Bismillahirrahmanirrahim.

Moga semakin siaga dan berstamina dalam meneruskan jalan yang penuh cabaran ini.

Hidangan tazkirah hari ini~ ( 9 :41 )

(berangkatlah kamu baik dengan rasa berat dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu dijalan ALLAH. Yang demikian lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui)

Jelas dalam ayat ini menunjukkan dan membuktikan kepentingan jihad kepada kita.

Bagi seorang daie, jihad kepada ALLAH adalah jihad kita bekerja di jalan dakwah. Sejauhmana kita mengoptimumkan masa kita,tenaga kita, harta kita ,diri kita sendiri untuk dakwah.

Adakah dakwah yang kita sebut-sebut itu hanya dipinggiran bibir kita,dilingkaran minda kita atau diatas usaha-usaha kita yang sepenuhnya kita lakukan kerana ALLAH SWT,yang kita lakukan demi deenulhaq,demi ummah yang semakin tenat?

Kita perlu DAN sentiasa ingat, semua perkara yang kita lakukan,semua benda yang kita buat adalah kerana DAKWAH. Hidup kita adalah hidup sebagai daie. (Moga ALLAH mepermudahkan kita untuk membina hidup kehambaan ini. Rasa kehambaan kepada ALLAH swt). Kita kena ingat, kena hadam betul-betul,jatuh bangun dakwah itu disebabkan kita. Kita selaku bahan binaan dakwah,kita perlu kuat,perlu kukuh. Jika kita kuat ,kukuh, maka kuatlah, kukuhlah bangunan dakwah tersebut dan begitulah juga sebaliknya.

Mari kita muhasabah kembali,sejauhmana komitmen kita dalam usrah? Kerja dakwah kita? Kita buat bersungguh-sungguh atau main-main? Nak tunggu kena suruh atau kita berinsiatif sendiri mencarinya? Adakah kita mahu menjadi golongan yang berjihad atau golongan yang meminta izin dari supaya tidak berjihad? Sama-sama kita fikir, sama-sama kita muhasabah. Mudah-mudahan kita bukan golongan yang membantutkan perjalanan dakwah itu sendiri.

Jalan dakwah ini, jalan yang sangat panjang, yang tidak dapat kita capai dalam tempoh yang singkat. Mungkin sahaja jalan kemenangan ini tidak tercapai di tangan kita, malahan bisa saja,kemenangan itu tidak mampu di kecapi oleh kita. Tetapi, apa yang penting,kita bekerja untuk mencapai kemenangan tersebut. Dan ingatlah,di akhirat kelak kita akan di Tanya tentang apa yang telah kita usahakan sekecil-kecilnya atau sebesar-besarnya ( 99:7-8)

(maka barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah,niscaya dia akan melihat balasannya)- 99:7

(dan barangsiapa mengerjakan kejahatan sebesar zarah ,niscaya dia akan melihat balasannya) -99:8

Jalan dakwah ini juga akan dihiasi dengan ujian-ujian atau cabaran-cabaran dariNYA yang MAHA KUASA. Kerana apa ALLAH swt menghadiahkan segala ujian, segala mehnah buat hambanya? Kerana ujian tersebut adalah penapisan bagi menilai rijal-rijal yang ikhlas bekerja dan komited kerana ALLAH SWT. Kerana itu, kita dapat lihat dijalan dakwah ini, ada kader-kader dakwah yang datang dan pergi, kerana ALLAH mahu membersihkan jalan dakwah ini. Jalan yang hanya akan dilalui oleh mereka yang ikhlas dan bersungguh-sungguh bekerja kerana ALLAH swt.

Oleh itu,tidak dapat tidak,jalan dakwah ini memerlukan pengorbanan(tadhiah)dari kader-kader dakwah. Jalan juang yang memerlukan segalanya dari kita. Masa,tenaga,harta dan sebagainya.

Beruntunglah bagi mereka yang bersungguh-sungguh dalam mengharungi jalan dakwah ini. Yang mengerahkan segala usaha dan tenaganya semata-mata demi menunaikan janjinya kepada yang Maha Kuasa.

Ingatlah,jalan dakwah ini ibarat kereta api, akan berjalan untuk sampai ke stesyennya. Samaada kita naik atau tidak, kereta api tersebut tetap akan terus berjalan. Rugilah mereka yang meninggalkan perjalanan ini. Kerana jalan inilah jalan yang diwariskan oleh para anbiyaa, jalan yang dilalui oleh rijal sodiq dan jalan yang diredhai dan dirahmat ioleh Allahswt.

Semuanya,terpulang kepada kita, kepada tahap keimanan kita. tanyalah diri kalian, samaada mahu menjadi orang yang serius dalam hidup atau hanya mahu menjadi orang yang sentiasa bermain-main dengan hidupnya.


dan di akhirnya, jika kita berjaya melalui jalan ini dengan sebaik-baiknya,maka terimalah janji dari ALLAH swt:

24-55: Dan Allah telah menjanjikan kepada orang yang beriman antara kamu dan mengerjakan amal yang salih, bahawa Dia (Allah) sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana telah berkuasa orang yang sebelum mereka, dan sungguh Dia (Allah) akan meneguhkan bagi mereka al-din (agama) yang telah diredai-Nya (Allah) untuk mereka. Dan Dia (Allah) benar-benar akan menukarkan (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. (Kerana) mereka tetap mengabdikan diri kepada-Ku (Allah dengan tidak mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku (Allah). Dan sesiapa yang (tetap) kafir sesudah itu, maka mereka itulah orang yang fasik.


Allah SWT berfirman: Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri mereka dan harta mereka dengan (balasan) syurga untuk mereka (disebabkan) mereka berperang dijalan Allah: maka (diantara) mereka ada yang membunuh dan terbunuh. (Balasan Syurga yang demikian ialah) sebagai janji yang benar yang ditetapkan oleh Allah didalam Taurat Injil dan Al-Qur’an; dan siapakah lagi yang lebih menyempurnakan janjinya daripada Allah? Oleh itu bergembiralah dengan jualbelinya itu dan (ketahuilah bahawa) jualbeli (yang seperti itu) ialah kemenangan yang besar. (At-Taubah ayat 111).

Saturday, September 24, 2011

MENTADABBUR ALAM ~EL FAYOUM

Bismillahirrahmanirrahim.


Alhamdulillah,pada hari khamis lepas, kami telah di berikan kesempatan untuk berjaulah ke Al fayoum,mesir. Sebuah perkampungan yang di bina oleh Nabi Musa AS selama 1000 hari. Tempat bersejarah yang mana adanya kisah2 yang di paparkan di dalam AL QURAN iaitu kisah qarun (orang yang paling kaya di zamannya)


Sebelum itu, izinkan saya menceritakan pengembaraan kami dari cairo ke fayoum. Perjalanan ini mengambil masa selama 3 jam.Kami berenam menaiki kereta KIA yang di pandu oleh musyrif dari Acheh. Sebelum sampai ke fayoum ,kami melalui jalan ke Giza. Dari jauh,kami dapat melihat tersergamnya piramid,simbol keengkaran Firaun dan kesombongannya kepada ALLAH swt.


Di sepanjang perjalanan,kami melalui kawasan yang sesak .Di kiri kanan ,kami di hidangkan dengan kesuburan tanam-tanaman di sepanjang jalan. Tidak lama kemudian, kami melaLui kawasan padang pasir. Cuaca yang panas,sangat menginsafkan kami dan membuatkan kami terkenang ketabahan para mujahideen yang bersemangat meneruskan hidup mereka di tengah terik padang sahara.


Akhirnya, dari jauh kami telah nampak papan tanda fayoum yang besar menanti ketibaan kami. Tiada apa yang menarik sepanjang perjalanan tersebut kerana di kiri kanan kami hanya ada padang sahara yang sangat terik.Sempat juga,kami berhenti di tepi jalan untuk mengambil gambar di tengah-tengah kawasan padang pasir(tak adalah tengah sangat )


Akhirnya,kami melalui tasik yang sangat panjang. Rupanya itulah tasik qarun yang telah di sebut namanya di dalam AL QURAN ,iaitu di dalam surah qasas (surah ke 28)


Siapakah Qarun??

Qarun, lebih dikenali sebagai sepupu Nabi Musa a.s,namun ada juga pendapat ahli sejarah menyatakan dia adalah bapa saudara Nabi Musa a.s. Berketurunan Bani Israel walaupun tinggal di Mesir. Merupakan seorang yang paling kaya di zamannya. Malangnya,dengan kekayaannya menjadikan dia bongkak dan takbur dengan hasil kekayaan yang di terimanya. Walau apa julukan yang difikirkan oleh kita kepadanya, namun Allah SWT telah memberikan laknatnya kepada Qarun – sikaya yang derhaka – hingga ditelan bumi akhirnya.Turut tenggelam bersama-samanya ialah segala harta bendanya dengan disaksikan oleh Bani Israel. Kini, bekas runtuhan tapak gedung Qarun dipercayai telah ditukarkan Allah SWT menjadi sebuah tasik dan ada yang mengatakan sisa-sisa istananya masih ada di Mesir. Walau apa pun yang terjadi, nama Qarun kekal hina di dalam al-Quran – simbol manusia bakhil yang dimurkai Allah sepanjang zaman.

Banyak pengajaran yang kita boleh ambil dari surah qasas. Antaranya adalah ,berhati-hatilah kita dengan setiap kelebihan atau nikmat yang kita dapat. Dan sangat perlu di ingatkan,apa sahaja yang kita perolehi di dunia ini semuanya adalah kurniaan dari ALLAH swt.

Berhati-hatilah kita agar tidak terpedaya dengan hiasan duniawi kerana ia hanyalah tipu daya yang bisa meracuni jiwa kita. Hidup kita di dunia adalah untuk beramal kepada ALLAH swt .Moga kita dipelihara oleh ALALH swt dari menjadi golongan yang lalai dan takbur.


Al-Qasas [78] Qarun menjawab: Aku diberikan harta kekayaan ini hanyalah disebabkanpengetahuan dan kepandaian yang ada padaku. Tidakkah ia mengetahui, bahawa Allah telahmembinasakan umat-umat sebelumnya iaitu orang yang lebih kuat daripadanya dan lebih banyakmengumpulkan harta kekayaan? Dan orang yang berdosa apabila mereka diseksa tidak lagi ditanya tentang dosa-dosa mereka.


[79] Kemudian Qarun keluar kepada kaumnya dengan perhiasannya. Berkatalah orang yang inginkan kesenangan hidup dunia: Alangkah baiknya kalau kita ada kekayaan seperti yang didapati oleh Qarun! Sesungguhnya dia adalah seorang yang bernasib baik.


[80] Dan berkata orang yang diberi ilmu: Janganlah kamu berkata demikian, pahala dari Allahlebih baik bagi orang yang beriman dan beramal soleh; dan tidak akan dapat menerima pahala yang demikian itu melainkan orang yang sabar.


MasyaALLAH, sangat hebat kekuasaan ALLAH swt kepada hambaNYA. Bagaimana harta qarun yang sebegitu banyak berjaya di tenggelamkan sehingga ke dasar laut, malahan ALLAH swt menghinanya dengan menjadikan tasiknya berbau busuk! Itulah balasan bagi mereka yang takbur dari mengingati ALLAH swt. Tak dapat di bayangkan oleh akal kami yang cetek ini, betapa banyaknya harta qarun jika dinisbahkan dengan kepanjangan dan keluasan tasik tersebut. INNALLAHA ALAA KULLI SYAI"IN QADIR.


Perjalanan kami di teruskan lagi. Kami berhenti seketika di sebuah kawasan tasik qarun untuk menikmati makanan tengah hari( masakan simple yang di masak oleh anak -anak dara ^_^ ). Hanya ALLAH yang Maha Mengetahui betapa panasnya kawasan tersebut.


Selepas itu,kami meneruskan perjalanan kami ke istana qarun (qasr al qaruun). Hanya tinggal satu sahaja binaan qarun yang terselamat dari bencana yang di timpakan oleh ALLAH swt. (nak masuk ke sini kena bayar tau ).Kawasan ini di jaga oleh syurtoh(askar) yang berpakaian arab badwi. Kawasan qasr qarun tersebut hanyalah kawasan padang pasir yang luas dan di tengah-tengahnya hanya ada satu -satunya sahaja istana qarun.Yang lain,semuanya habis di tenggelami oleh bencana banjir yang di turunkan oleh ALLAH SWT.


Di dalam bangunan tersebut,ada beberapa tingkat dan di penuhi oleh bilik-bilik yang pelbagai saiz. Di bilik-bilik inilah, qarun telah menyimpan hartanya yang tidak terkira banyak. Bayangkan betapa kayanya qarun, setiap ekor unta di gunakan untuk menggantung kunci biliknya! Kaya,sangat kaya. Kalau di bandingkan zaman sekarang,Donald Trumph pun kalah dengan qarun . Penat kami melangkah satu persatu meneliti bilik-bilik harta si qarun ini. Kalaulah harta tersebut ada,tentu kami dah pengsan melihat timbunan harta yang begitu banyak #_#


"Orang tamak selalu rugi" itulah perumpaan terbaik dan mampu di fahami oleh kita. Ketamakan qarun akhirnya merugikan dirinya sendiri malah yang paling hina apabila ALLAH swt menghinakan dirinya di dalam AL QURAN. Moga qarun menjadi simbol peringatan terbaik buat kita bahawa segala hak kita di dunia adalah milik ALLAH swt. Jika DIA mahu,maka dia boleh menarik pada bila-bila masa dan ketika mana DIA mahukan.


Kami pun meneruskan pendakian kami di istana tersebut. Di salah satu tingkat di situ, terdapat ukiran qarun yang memegang kuncinya. Agaknya,sebab itulah orang mesir suka memegang kunci yang banyak. Mula-mula dulu pelik juga,kenapalah tak di simpan sahaja kunci tersebut di dalam poket ^_^ .


Akhirnya di tingkat paling atas, kami dapat melihat keseluruhan kota qarun seperti padang jarak padang tekukur. Tiada apa yang ada di kawasan tersebut,kecuali istanannya dan beberapa perigi (perigi ke? ) Tetapi Maha HebatNYA ALLAH SWT, di sebelah kawasan istana qarun yang tidak ada sejenis tanaman pun, terdapat kawasan yang subur dengan tanaman.Pelikkan. Itulah hebatNYA Allah YANG maha HEBAT. Allahu Akbar.


Setelah puas melawat dan mengambil ibrah di setiap pendakian kami di qasr qarun serta setelah puas bergambar,kami pun meneruskan lagi perjalanan kami . Kami di beritahu oleh pak musyrif, bahawa kami akan ke sebuah kawasan yang mana terbina nya kincir air pada zaman Nabi MUSA AS.


Perjalanan ini agak jauh,sempatlah kami mentadabbur alam ini. Kiri kanan jalan dipenuhi dengan pokok zaitun dan pohon tamar.Alangkah terujanya kami sehingga bersemangat untuk berhenti di tepi jalan untuk menangkap gambar pohon zaitun dan pokok tamar. Dua tumbuhan yang mana pokok zaitun,namanya telah tercatat di dalam AL QURAN~suraH AT TIN (95:1). Manakala pohon tamar adalah buah yang sangat di sukai oleh Nabi kita MUHAMMAD SAW.


AKhirnya setelah 1jam, kami tiba di kawasan yang terdapat kincir air. Ada 3 buah yang masih kekal dan utuh,yang lain telah musnah akibat di mamah usia.Lebih 2000 tahun kot,lama kan. Menurut cerita seorang ustaz dari Pattani,kincir air yang utuh kini telah diperbaiki oleh kerajaan ROM. Sebab itu,ia masih kekal sehingga kini.


Setelah puas bergambar dan minum asir mangga (jus mangga) ~oh ya, fayoum terkenal dengan tanaman mangga nya,maka kami singgah bersolat di sebuah masjid yang berdekatan dengan kincir angin. Sempat juga,kami di sapa oleh dua orang si anak kecil yang meminta wang kepada kami untuk membeli seliparnya yang telah terputus ^_^ .


Akhirnya,lewat petang,kami pun mula bergerak untuk pulang ke tempat kediaman kami di kota kesesakan . Dalam perjalanan,sempat juga kami singgah di ladang pohon tamar untuk membeli tamar(kurma) dan aktiviti wajib kami iaitu bergambar.


Dalam perjalanan ini juga, ALLAH swt telah menegur kami dan menyedarkan kami bahawa KEMATIAN ITU PASTI AKAN TIBA. Sepanjang perjalanan ini,kami di pertemukan dengan dua buah kejadian kemalangan yang dasyat T_T. Sebuah kemalangan antara lori dan lori dan sebuah lagi lori dan kereta. Moga ALLAH mengakhirkan kematian mereka dengan sebaik-baik pengakhiran.


Itulah sedikit sebanyak,rentetan perjalanan mentadabbur alam kami ke al fayoum. Moga setiap liku-liku perjalanan kami di terima oleh ALLAH swt dan tidaklah menjadikan perjalanan kami ini sia-sia.


InsyaALLAH, ada kelapangan,ada masa, moga ALLAH mempertemukan kami lagi di kota al fayoum.Apa pun kota tersebut meninggalkan kenangan manis kepada kami terutama dalam menghayati kisah perjuangan NABI MUSA AS dan sangat memahamkan kami kisah qarun yang mana telah tercatat di dalam kitab kita AL QURAN KAREEM.


Sesiapa yang punya kelapangan waktu,di permudahkan rezeki,saya ingin mencadangkan datanglah ke bumi Anbiyaa ini,bumi yang mana di dalam nya terdapat kisah-kisah yang di ceritakan di dalam AL QURAN dan bumi di mana suburnya perjalanan dakwah sehingga kini serta bumi yang berjaya menghirup kebebasan bergerak nya ~bumi misr jadid. ahlan3.

peta al fayoum

kincir air

kawasan tanaman yang subur~jauh beza dengan kota kaherah yang susah nak jumpa pokok yang subur dan cantik ^_^

peta fayoum.

INILAH QASR QARUN .

KHAS BUATMU UKHTIFILLAH~ALLAH MAAK

ukhti,

kita mungkin tidak pernah bersua

kita mungkin tidak pernah bermesra

tetapi

di alam maya kita bersuai kenal

di atas jalan ini kita berukhwwah

di atas matlamat ini kita berkongsi rasa

sakitmu,peritmu,gembiramu

kami mampu merasainya

sedihmu,sedih kami

gembiramu,gembira kami

ukhti,

kita berpisah beribu batu

tetapi

jarak ini bukan alasan

untuk kita hidup nafsi

kerana

ukhwwah ini

mengajar kita

erti kasih sayang

erti kemesraan

erti keeratan

ukhti,

kalian tidak bersendirian

kami sentiasa di sisi

bukankah ukhwwah itu teras kegemilangan

moga kalian terus sabar

terus semangat,terus hammasah

jadilah rijal sodiq

yang menjadi benteng buat deenul haq

kita mungkin tidak bertemu ,bersua wajah

kita mungkin tidak merasa dakapan ukhwwah

tetapi kita merasa jalinan itu

di dalam setiap doa rabithah kita

di dalam setiap ingatan doa kita

kita tetap berkasih sayang dalam tautan doa kita.

moga terus kuat dan menguatkan

terus sabar dan menyabarkan

terus tersenyum

terus memacu

kerana kita yakin

kita ada RABBUL IZZATI

#sayang kalian lillahitaala#